Kamis, 21 September 2017

5 Negara yang Hilang dari Peta Bumi



Sebagian kondisi negara-negara yang ada di dunia ini hampir memprihatinkan. Ada beberapa alas an seperti kondisi alam, flora, fauna, ataupun pergerakan lempeng bumi yang tidak dapat diprediksi. 

Berikut ini adalah beberapa Negara yang telah hilang dari peta bumi.

    1. Ottoman Empire (1299 - 1922)
Ottoman empire adalah kekaisaran Ottoman yang merupakan sebuah kerajaan yang didirikan pada akhir abad ke-13di Anatolia barat laut, di sekitar wilayah Bilecik dan Sogut oleh pemimpin suku Oghuz Turki Osman.
Kekaisaran Ottoman ini berdiri selama 600 tahun. Kekaisaran Ottoman juga terkenal dengan berhasilnya menaklukkan konstantinopel. Namun, kekaisaran Ottoman telah runtuh dan digantikan dengan Republik Turki.
Sebab utama runtuhnya kekaisaran Ottoman adalah semakin merosotnya kekuatan Ottoman selama berabad-abad. Diawali dengan terhentinya ekspansi wilayah Ottoman yang kemudian diikuti dengan lepasnya wilayah-wilayah Ottoman, dan mencapai titik terendahnya saat menjadi pesakitan dalam Perang Dunia I. Peristiwa tersebutlah yang mendorong kelompok nasionalis di Ottoman untuk mengangkat senjata dan memerangi pasukan dari Negara-negara yang menduduki wilayah Ottoman. Hasilnya, Ottoman berhasil mengalahkan Negara-negara tersebut, sekaligus mengubah Turki yang awalnya berbentuk kesultanan menjadi republik.



2. Tibet (1913 - 1951)
Tibet adalah kawasan bersejarah yang mencakup sebagian besar dataran tinggi Tibet di Asia Tengah. Saat ini, Tibet adalah bagian dari Republik Rakyat Cina. Pada tahun 1913, Tibet dikelola menjadi Negara yang merdeka. Namun pada tahun 1951, bangsa komunis China menguasai Tibet. Tibet bergejolak dan memuncak di tahun 1959, yang mengakibatkan aneksasi China dan pembubaran pemerintah Tibet.



3. Jerman Timur (1949 - 1990)
Jerman timur, atau nama resminya Republik Demokratik Jerman merupakan Negara blok timur selama periode perang dingin. Wilayah Jerman Timur sebelumnya merupakan wilayah Jerman yang diduduki oleh Uni Soviet setelah berakhirnya Perang Dunia II. Jerman Barat dan Jerman Timur dipisah oleh tembok berlin. Namun setelah tembok berlin runtuh, menyebabkan akhir dari komunisme di Jerman Timur dan dimasukkan kembali dalam wilayah Jerman pada tahun 1980.



4. Austria-Hungaria (1867 - 1918)
Austria-Hungaria (dikenal sebagai kerajaan ganda) adalah Negara dualistik dari yang Kerajaan Hungaria pemerintahan sendiri dan perwakilan dalam urusan bersama dengan daerah barat dan utara Kekasairan Austria di bawah para kaisar Austria. Kekaisaran Austria-Hungaria pecah disebabkan karena tidak memiliki identitas umum dan bahasa serta bukan rumah bagi kelompok etnis dan kebudayaan. Perpecahan ini membuat banyak negara modern seperti Austria, Hungaria, Czchoslovakia, Slavia dan negara bagian lainnya bergabung ke Italia, Polandia, dan Romania.



5. Uni Republik Sosialis Soviet (1922 - 1991)
Uni Republik Sosialis Soviet (Uni Soviet) merupakan negara sosialis yang pernah ada antara tahun 1922 hingga 1991 di Eurasia. Tanda-tanda runtuhnya Uni Soviet sudah tampak sejak runtuhnya Tembok Berlin (1989) dan hancurnya komunis di Eropa Timur. Negara ini terpecah menjadi 15 negara berdaulat dan menciptakan blok baru terbesar dari negara sejak pecahnya Austria-Hungaria (1918).





Semoga informasi ini bermanfaat :)